Kampung halaman

 Assalamualaikum wr.wb

    
  Telaga Arum itulah nama dari tempat tinggalku yang terletak di kec.Seponti Kab.Kayong Utara,kenapa disebut dengan telaga arum? Konon ceritanya Telaga Arum itu belum ada penghuninya terus para transmigran datang dari Banyuwangi & Berebes kumpul di UPT 9 untuk nentuin nama.Dulu namanya Telaga Wangi terus dipindah jadi telaga Arum karena banyak yang gak setuju dan katanya dulu ada sumur yang berbau wangi,dari situlah timbul nama telaga wangi yang sekarang menjadi Telaga Arum.
   Aku dibesarkan di tempat ini, dari kecil sampai dewasa aku gak pernah pindah dari desa ini jadi desa ini banyak sejarah untuk diriku.Desaku cukup jauh dari kota, kalau misalnya mau ke kota kira - kira 2 sampai 3 jam baru nyampek kekotanya,cukup jauh bukan bagi anak yang gak suka berpergian itu sih cukup jauh menurutnya.Di tempat tinggalku sangat nyaman dan cukup dikategorikan aman.Di desaku tempatnya masih asri masih banyak pepohonan disekitarnya,dan aku masih bisa menikmati alam.Kehidupan disini sangatlah tentram, kebutuhan ekonomi jugak tidak di permasalahkan disini. penduduk- penduduk disini masing-masing sudah memiliki tempat tinggal dan Alhamdulillahnya  tidak ada yang telantar.Disini mayoritas penduduknya sebagai petani dan berkebun tapi ada juga yang wirausaha.
    Penduduk di desaku cukup banyak,tapi ya gak sebanyak di kota.orang- orang disini masih menjunjung tinggi namanya gotong royong.Kadang- kadang penduduk sini melakukan kerja bakti untuk membersihkan jalan.orang- orang disini orangnya ramah tamah,suka bebagi,dan saling membantu.Di kampungku masih kental dengan kebudayaan leluhurnya.Tapi itu khusus orang tua sih,kalok anak remaja disini sudah mulai luntur dengan kebudayaan tapi meski sudah luntur kebudayaanya tapi para orang tua selalu berpesan agar menjaga etika dan sopan santun kepada orang.
    Disini kebudayaan yang masih disukai oleh kalangan manapun yaitu kuda lumping,itu observasi yang aku amati.Kuda lumping menurutku menjadi sebuah hiburan untuk mereka,kuda lumping biasanya ada ditempat hajatan misalnya pernikahan dan sunatan.Tapi tidak meski di tampat hajatan, biasanya tanggal 1 suro ada orang yang mempertunjukkan kuda lumping.Pada hari itu sudah menjadi kebiasaan di kampungku.
   Dikampungku ,tidak ada wisata cuman ada satu tempat yang menarik yaitu pelabuhan, pelabuhan ini tempatnya di seponti deket dengan tempat tinggalku.Mereka cukup sering kesana.Setiap sore orang-orang pada main disana.Didesaku jugak memiliki fasilitas yaitu puskesmas yang cukup memadai,dan akses utama dari berbagai dusun untuk memeriksa kesehatannya.
Mungkin itu saja yang saya bisa ceritakan dari kampung halamanku ini yang cukup sederhana ini.wasalamualaikum wr.wb.

Komentar

Posting Komentar